Hasil penelitian menyatakan sebanyak 87% siswa salah dalam menentukan jurusan, padahal jurusan menentukan pekerjaan yang mungkin akan dijalani seumur hidup. Tes ini bertujuan sebagai salah satu dalam memilih jurusan/prodi untuk kuliah atau jenis pekerjaan yang sesuai. Salah satu tes yang bisa digunakan yaitu sidik jari STIFIn dan tes MBTI. Tes MBTI melihat tipe Anda saat ini, bukan bakat genetik. Sebaiknya tes ini dilakukan tidak lebih dari 60 menit.
Metode Belajar Efektif untuk Thinking ekstrovert
Ketemu lagi Sobat Fam! Hari ini kita akan bahas lebih lanjut tentang metode belajar efektif untuk Thinking ekstrovert ya. Eits buat kamu yang punya sahabat Thinking ekstrovert boleh banget diajak juga supaya makin paham dan belajarnya makin semangat. Mulai ya!
Thinking ekstrovert atau lebih dikenal sebagai Te dalam STIFIn, adalah sebuah personaliti genetik yang memiliki Mesin Kecerdasan Thinking dan memiliki kemudi atau drive kecerdasan ekstrovert. Mesin Kecerdasan Thinking menandakan proses kerja otak dominan pada bagian otak atas kiri atau otak kiri. Hal ini berarti seorang thinking akan lebih ahli dalam segi perhitungan dan logika. Sementara kemudi kecerdasan ekstrovert menandakan kemudi kecerdasan Te bergerak dari luar ke dalam, menyebabkan diri seorang Te lebih adaptif dengan lingkungan luar. Lingkungan luar menghasilkan energi untuk Te dapat mengolah informasi di dalam kepalanya.
Tidak berbeda jauh dengan Thinking introvert (Ti), seorang Te pada umumnya tidak mengalami masalah serius dalam hal belajar. Hal ini tentu saja berkaitan dengan materi belajar yang secara general selalu berkaitan dengan hitungan dan penalaran. Pola materi yang terstruktur juga memudahkan tipe Te dalam mempelajari materi yang ada. Namun untuk belajar sesuatu yang baru, tipe Te membutuhkan rancangan yang terukur dengan tepat agar memperkuat memori dari informasi yang didapat.
Metode Belajar Efektif untuk Thinking ekstrovert yang ekstra mengasyikan.
Berikut beberapa metode belajar efektif untuk seorang Thinking ekstrovert (Te), yakni:

-
Buat Strategi Belajar
Seorang Te pada dasarnya memang tidak memiliki masalah besar dalam belajar, namun untuk memaksimalkan hasil belajar diperlukan strategi belajar yang baik. Te dapat memulai dengan membuat list kegiatan serta jam belajar yang tertata dengan baik dan terukur. Setelah itu eksekusi yang baik dan konsisten serta nilai kedisiplinan terhadap aturan membuat tujuan belajar dari Te dapat tercapai lebih baik.

-
Perbanyak wawasan (lebih jauh dengan membaca)
Thinking secara alami tanpa diperintah pun memang gemar untuk berpikir. Agar dapat berpikir lebih baik, seorang Te disarankan untuk memperluas wawasannya terutama dengan cara membaca. Wawasan yang luas akan membantunya dalam menentukan keputusan terbaik apabila dihadapkan pada suatu permasalahan atau persoalan..

-
Ikut kompetisi
Te sangat disarankan untuk berkompetisi dengan orang lain. Dengan mengikuti kompetisi, kemampuan Te dapat berkembang lebih baik daripada dengan hanya berlatih sendirian. Terlebih apabila Te dapat memenangkan kompetisi tersebut dan mengalahkan lawan-lawannya. Te akan mendapatkan suntikan semangat lebih dari hal tersebut, sehingga motivasi belajarnya dapat terbentuk dan memperoleh hasil yang optimal.
Semakin kondusif lingkungannya maka semakin baik seorang Te mengolah informasi di kepalanya. Motivasi terbesar Te berasal dari luar dirinya, yakni dari lingkungan dan orang-orang disekitarnya. Orang dengan tipe ini secara alami amat gemar berkompetisi baik secara formal maupun non-formal. Semangatnya akan meningkat apabila dapat mengalahkan lawan-lawannya dan meraih peringkat yang tinggi.
Itu dia Metode Belajar Efektif untuk Thinking ekstrovert. Semangat belajar buat Sobat fams Thinking ekstrovert ya, buat yang belum tau Personaliti Genetik kamu, yuk langsung tes STIFIn!
Metode Belajar Efektif untuk Sensing introvert
Halo Sobat Fams! Kali ini kita akan bahas secara spesifik nih metode belajar yang efektif dan menyenangkan untuk Sensing Introvert. Metode belajar ini menjadi sangat penting mengingat banyak sekali dari kita yang sedikit kesulitan dalam belajar. Tidak selalu dalam lingkup kelas, melainkan lebih dari itu. Jika Sobat Fams dapat belajar dengan efektif tentunya akan meningkatkan produktivitas sobat semua, dalam bekerja misalnya. Oke kita langsung aja ya.
Sensing Introvert atau dalam STIFIn dikenal sebagai Si merupakan salah satu personaliti genetik yang memiliki mesin kecerdasan Sensing. Kekuatan utama tipe Sensing ini adalah penggunaan 5 indera yang sangat baik sehingga orang dengan tipe ini akan lebih awas dengan sesuatu yang bisa dilihat, dirasakan, disentuh, dan diraba secara fisik. Memiliki Drive atau kemudi kecerdasan introvert yang menandakan proses kerja kecerdasan lima inderanya dikemudikan dari dalam dirinya menuju ke luar dirinya. Menjadikan kita sebagai seorang Si memiliki energi yang tinggi dan ingin selalu bergerak.
Metode Belajar Efektif untuk Sensing introvert yang sangat bikin semangat
Seorang Sensing introvert dapat dengan mudah mempelajari hal baru apabila menggunakan metode belajar yang benar. Metode tersebut diantaranya :

- Rekam dan Ulangi
Tipe Si memiliki ingatan yang baik terutama dalam mengingat informasi yang telah dirasakan inderanya. Namun Seorang Si dapat belajar lebih cepat apabila rekaman informasi yang didapat kemudian diulang-ulang secara terus menerus. Seperti misal ketika pergi menggunakan peta ke suatu tempat, tipe Si akan lebih cepat hafal dan tidak memerlukan peta lagi. Pengulangan dapat dilakukan dengan cara yang bervariasi agar otak terbiasa menerima informasi dan merekam informasi tersebut menjadi sebuah pengetahuan.

- Gunakan alat peraga
Informasi yang didapat bila dilengkapi dengan penampakan secara visual jelas akan meningkatkan kualitas dan memperbanyak rekaman informasi yang masuk ke otak Si. Ingatan tersebut akan tersimpan lebih baik bila seorang Si mendapatkan gambaran secara nyata tentang informasi yang diterimanya. Penggunaan alat peraga adalah cara yang tepat untuk seorang Si belajar dengan efektif. Apalagi alat peraga yang dapat disentuh secara langsung dan dapat dimainkan, akan memberikan pengalaman tersendiri bagi seorang Si.

- Terjun langsung
Seorang Si dapat merekam informasi dengan baik apabila informasi tersebut diterima secara berulang kali, namun dapat lebih baik apabila seorang Si terjun langsung atau ikut mengalami secara nyata untuk mendapatkan suatu pengetahuan. Misal untuk berlatih Public Speaking, seorang Si akan lebih cepat mahir melakukannya bila langsung mempraktekannya di depan umum. Makin sering berlatih maka akan semakin mahir seorang Si melakukan hal tersebut.

- Lebih banyak gerakan
Dalam mengingat suatu informasi, biasakanlah menggunakan gerakan anggota tubuh untuk lebih memperbanyak proses perekaman. Hal ini dapat membantu seorang Si dalam memanggil kembali ingatan yang telah terekam tersebut. Semakin khas suatu gerakan terhadap suatu informasi maka ingatan Si juga semakin baik.

- Cari lawan sparring (Rival)
Bagi tipe Si, cara yang paling jitu untuk dapat membangkitkan semangat belajar dan bahkan motivasi belajar adalah dengan menghadirkan sparring. Rekan berlatih sekaligus pesaing atau sparring ini dapat memberikan ‘tarikan nyata’ bagi Si untuk terus bergerak maju dan berkembang lebih baik. Seorang Si tidak bisa diberikan pesaing imajiner, melainkan harus nyata sesuai dengan kemampuan kecerdasan Sensing. Semakin tinggi level rival-nya maka semakin tinggi motivasi yang terbentuk untuk mengalahkannya.
Perlu diingat penggunaan metode belajar yang kurang tepat juga dapat memperlambat alur perekaman informasi, yang akibatnya dapat menyebabkan sulitnya belajar. Metode ini dapat digunakan untuk anak, siswa, atau bahkan kita sendiri agar lebih mudah dalam menyerap informasi dan mempelajari suatu hal.
Nah itu dia Metode Belajar Efektif untuk Sensing introvert. Hasil tes STIFIn dapat memberikan kita gambaran tentang metode belajar efektif sesuai dengan Mesin Kecerdasan (MK) kita. Buat kamu yang belum tes STIFIn, Yuk langsung ikut tes!
Mengenal Pola Pengasuhan Anak Dan Dampaknya Terhadap Perkembangan Anak
Salah satu manfaat melakukan tes STIFIn adalah Anda bisa menentukan pola pengasuhan anak yang paling tepat sesuai dengan karakter yang Anda miliki dan juga sesuai dengan karakter yang dimiliki buah hati. Setiap orang tua tentunya punya cara unik tersendiri untuk mendidik dan membesarkan anaknya. Tidak ada cara pengasuhan yang salah maupun yang benar asalkan anak mendapatkan kasih sayang yang cukup dan perhatian yang layak ia dapatkan. Tapi para peneliti telah melakukan banyak penelitian untuk membagi gaya pengasuhan anak menjadi beberapa macam kategori dan juga dampaknya pada perkembangan anak.
Gaya-gaya pengasuhan anak di bawah ini bukan berarti menempatkan Anda hanya pada salah satu kategori saja karena bisa jadi Anda memiliki gaya pengasuhan yang berbeda. Namun informasi klasifikasi pengasuhan anak berikut bisa jadi referensi untuk membantu Anda menemukan strategi yang tepat agar anak bisa tumbuh berkembang sesuai dengan impian Anda dan kebaikan buah hati.
Authoritative parenting
Peneliti menganggap gaya pengasuhan ini adalah gaya yang paling ideal dan bisa memberikan dampak yang paling positif bagi perkembangan anak. Authoritative parenting adalah gaya pengasuhan di mana orang tua memiliki standar dan ekspektasi yang tinggi tapi juga memberikan respon yang tinggi terhadap kebutuhan dan keinginan anak untuk memenuhi ekspektasi tersebut. Orang tua memberikan bimbingan dan panduan yang penuh untuk membawa anak memiliki pencapaian yang tinggi dalam kehidupannya, orang tua tipe ini juga biasanya menggunakan teknik disiplin positif dan tidak hanya memberikan hukuman atau konsekuensi yang terlalu ketat di luar porsi yang sesungguhnya. Hasil penelitian tes kepribadian dan observasi menunjukkan anak-anak yang dididik dengan cara ini memiliki kehidupan sosial yang baik dan berperforma tinggi dalam bidang akademiknya.
Permissive parenting
Gaya pengasuhan anak ini dicirikan dengan orang tua yang tidak menetapkan aturan yang tegas terhadap anaknya dan cenderung membiarkan anak berperilaku buruk dan mudah mengikuti kemauan anak. Pandangan umum orang tua yang memberikan anaknya banyak kebebasan adalah mereka ingin menjadi teman yang setara dengan anak dan bukannya sebagai sosok yang memiliki otoritas. Jika Anda memiliki karakter ini dalam hasil tes STIFIn ada baiknya untuk sedikit tegas pada anak sesuai dengan porsinya. Meski demikian permissive parenting berbeda dengan gaya pengasuhan neglectful yang tidak terlibat sama sekali dengan kehidupan anak.
Mungkin bagi Anda yang memiliki gaya pengasuhan seperti ini ingin anak memiliki kemandirian yang tinggi dan belajar melakukan segala sesuatunya sendiri sehingga bisa tumbuh jadi anak yang kuat dan tidak bergantung dengan orang lain. Tapi hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua dengan gaya pengasuhan ini anaknya cenderung beresiko tinggi mengalami gangguan kesehatan mental, memiliki perilaku yang agresif dan keahlian sosial yang rendah, dan memiliki performa yang buruk di sekolah.
Attachment parenting
Gaya pengasuhan ini memiliki esensi membangun hubungan yang dekat dengan anak, tidak terlalu tegas dalam menegakkan peraturan tapi tetap memiliki bentuk kedisiplinan yang positif. Hubungan orang tua dan anak dengan gaya pengasuhan ini sudah dimulai bahkan sejak anak masih dalam kandungan dan masih bayi, misalnya dengan berkomitmen memberikan ASI dalam periode waktu yang dianjurkan. Menurut peneliti, gaya pengasuhan ini bisa memberikan keuntungan berupa bayi yang menangis lebih jarang, anak tidak memiliki banyak masalah perilaku, memiliki waktu yang lebih bebas untuk berkembang dan belajar.
Authoritarian parenting
Hampir sama dengan authoritative parenting di mana peraturan yang tegas diberikan kepada anak namun bedanya pada gaya pengasuhan ini, orang tua memiliki keterlibatan yang lebih rendah terhadap anak. Sehingga dampak yang dirasakan anak adalah orang tua yang terlalu ketat dan memberikan aturan kedisiplinan yang cenderung kasar. Bagi Anda yang hasil tes STIFIn-nya menunjukkan karakter yang menjunjung tinggi kepatuhan bisa jadi memiliki gaya pengasuhan yang seperti ini. Menurut peneliti, anak yang memiliki orang tua dengan tipe authoritarian lebih mudah depresi dan memiliki kepercayaan diri yang rendah bahkan ada juga yang penelitian yang menunjukkan anak dengan tipe orang tua ini beresiko lebih tinggi akan menjadi perundung di lingkungan sosialnya.
Tes kepribadian bisa membantu Anda untuk menganalisa karakter dan kepribadian yang Anda miliki terutama dalam konteks menjadi orang tua. Dengan demikian nantinya hasil tes bisa digunakan untuk referensi bagaimana cara mengasuh anak yang baik sesuai dengan karakter yang dimiliki tapi juga disesuaikan dengan dampak yang ingin diberikan kepada anak agar buah hati bisa tumbuh dewasa dengan kondisi emosi yang positif dan tidak bermasalah. Anda bisa melakukan tes ini bersama dengan pasangan untuk sama-sama belajar dan konsultasi pola pengasuhan yang baik dan pas. Hubungi kami untuk tahu lebih lanjut mengenai tes STIFIn dan juga fungsinya untuk pola pengasuhan anak.
Hasil Tes STIFIn Insting
INSTING
Hasil tes STIFIn Insting atau di singkat menjadi In. Menggunakan dua huruf supaya tidak sama dengan singkatan dari mesin kecerdasaan Intuiting. Jika dua huruf In bergandengan, merupakan identitas sebagai Mesin Kecerdasan (MK). Menurut konsep STIFIn, ragam Mesin Kecerdasan hanya ada lima, dan In adalah salah satu diantara 5 MK tersebut. Pada MK In tidak memiliki kemudi kecerdasan, baik i (introvert) ataupun e (extrovert). Hal ini disebabkan secara fisik otak tengah yang menjadi milik In memang tidak memiliki lapisan berwarna abu-abu dan putih. Dengan demikian, In selain berperan sebagai Mesin Kecerdasan, juga merupakan kepribadian genetik.
a. SISTEM OPERASI OTAK
Pengertian sederhana dari Insting adalah jenis kecerdasan atau kepribadian genetik yang berbasiskan kecerdasan naluri atau indera ketujuh. Proses kerja otak dari tipe In dikemudikan secara otomatis karena tidak memiliki kemudi. Sistem operasi pada tipe In berada di belahan otak tengah. Otak tengah menyangga keempat belahan otak sama baiknya. Jika otak tengah kuat, maka pada tingkat tertentu dapat membantu memperkuat keempat belahan otak lainnya. Terutama karena otak tengah menjadi hubungan bagi keempat belahan otak lainnya sehingga proses koordinasi, harmonisasi, dan keseimbangan otak dapat berjalan secara baik.
Akibat tidak memiliki kemudi, otak tengah akan memberi reaksi spontan pada setiap stimulus yang masuk. Meski syaraf terlebih dahulu tiba di otak tengah sebelum menyebar kepada empat belahan otak lainnya, namun bukan berarti keempat belahan otak tersebut tidak dilibatkan ketika otak tengah ingin merespon sesuatu. Proses koordinasi respon holistik oleh seluruh otak terjadi walaupun tanpa kemudi. Hal tersebut ditunjukkan oleh kemampuan otak tengah yang merespon secara holistik pada setiap respon yang datang.
b. TIPOLOGI FISIK
Mesin Kecerdasan In sesungguhnya identik dengan reflek. Mereka memiliki reflek yang cepat. Reflek yang bersumber dari hasil pengolahan yang holistik ini membuat tipe In dalam kesehariannya mudah beradaptasi. Tipe ini seperti dapat mengakses sama baiknya kepada empat belahan otak yang lain.
Bahkan secara fisik pun, tipe In memiliki kemampuan adaptasi fisik yang baik terhadap lingkungan. Pada cuaca lingkungan dan mental seperti tipe Sensing, ia akan menyesuaikan seperti tipe Sensing juga. Demikian seterusnya dengan ketiga belahan otak lainnya.
Tipe In umumnya memiliki bentuk badan yang datar (stenis), ditandai dengan garis bahu yang lurus rata ke samping. Dengan bentuk badan yang datar, ditambah leher yang pendek dengan posisi otak tengah yang paling dekat dengan tulang belakang, serta pada saat yang sama otak tengah tersebut menyangga keempat belahan otak sama baiknya, maka hal tersebut menjadikan tipe ini mempunyai fungsi tubuh yang serba bisa. Fungsi keserba-bisaan dari tipe ini yang digabung dengan kekuatan reflek, membuat tipe In seolah-olah akan survive diletakkan di lingkungan seperti apapun atau diterjunkan pada profesi apapun.
c. SIFAT KHAS
Jika menggunakan sudut pandang dunia psikologi (aliran perilaku), kepribadian dari tipe In mesti memiliki sifat perilaku khas yang dapat dibuktikan dan diukur yang berbeda dari delapan kepribadian yang lain. Terdapat sepuluh item yang bisa dibuktikan keberadaannya dan bisa diukur secara psikometrik.
Menurut konsep STIFIn, kesepuluh item tersebut menjadi kepribadian tetap yang tidak akan berubah dan akan selalu eksis seiring dengan penambahan umurnya. Sepuluh (10) sifat yang tetap tersebut adalah:
- Balanced
- Forgiving
- Compromising
- Occupied
- Peaceful
- Flowing
- Resourceful
- Smooth
- Simple
- Intermediary
Sebagai pribadi yang utuh, tipe In memiliki sisi-sisi diametral sebagai berikut: spiritualis yang hebat namun juga individu yang galak dan temperamental, nalurinya tajam dan pandai meramal namun peragu dan tidak punya prinsip, isi kepala lengkap sebagai generalis namun membuatnya tanggung tidak tuntas, selalu ingin tenang dan bahagia tapi kurang assertive. Selain itu, tipe ini sangat responsif cepat dan komprehensif akan tetapi dalam kontektualitas sebatas ad hock dan kurang jangka panjang, jujur dan polos namun seringkali naif.
Oleh karena itu, tipe ini perlu waspada dengan kelemahannya dan berusaha mengeskploitasi kelebihannya. Biasanya jika kelebihannya bergerak membaik maka secara otomatis kelemahan dari tipe ini akan tertutup dengan sendirinya.
d. KELEBIHAN
Kepribadian dari hasil tes STIFIn Insting yaitu memiliki kekhasan yaitu dalam hal kemampuan berkorban bagi kepentingan yang lebih besar melebihi delapan jenis kepribadian yang lain. Kelebihan ini dapat disepadankan dengan kecerdasan berkorban atau disebut AQ (Altruist Quotient).
Jika tipe ini bisa bekerja secara tenang dan damai, maka salah satu kemampuannya yang lain akan perform, yaitu memiliki mata ketiga dalam melihat terhadap setiap peristiwa. Hasil pengamatan mata ketiga tersebut antara lain: dapat melihat hikmah yang tersembunyi di balik setiap kejadian, dapat memaknai secara spiritual terhadap setiap kejadian, atau memperoleh informasi penting dari indera ketujuh (naluri) tipe ini.
Dalam hal pengelolaan uang, tipe In merasa sedih jika tidak bisa menolong orang lain yang memerlukannya. Tabiat tipe ini terhadap uang adalah selalu ingin menolong orang. Akibatnya, uang habis bukan untuk diri sendiri melainkan untuk menolong orang lain.
e. KEMISTRI
Kemistri alamiah dari hasil tes STIFIn Insting adalah selalu bahagia. Ia hanya merasa nyaman hidup dalam suasana yang penuh kebahagiaan dan jauh dari masalah-masalah. Jika kebahagiaan itu berhasil didapatkannya, maka tipe ini mulai berperan untuk memultitaskingkan pengabdiannya.
Namun sebaliknya, tipe In tidak akan bahagia jika ia tidak memiliki peran apa-apa. Keberhasilan hidup dari tipe ini ditandai dengan keberperanan yang bermakna bagi sesama. Hal itu jugalah yang menjadi sumber kebahagiaan dari tipe ini. Semakin besar keberperanan, semakin banyak ‘kepake’, maka tipe In semakin bahagia.
f. PERNANAN
Faktor serba bisa dan daya adaptasi fisik serta adaptasi kecerdasan yang tinggi menyebabkan panggilan jiwa dari tipe In selalu ingin berperan sebagai mitra (partner) bagi tipe lainnya. Meskipun harus menjadi orang nomor dua dalam kemitraan tersebut, tipe ini tidak terlalu mempermasalahkan. Yang penting bagi tipe ini yaitu dapat menjadi mitra bagi tipe lainnya di level yang lebih baik. Hal tersebut tidak akan terjadi pada tipe kepribadian yang lain. Keempat tipe lainnya selalu ingin menjadi nomor satu dalam setiap kemitraan.
g. TARGET DAN HARAPAN
Dalam menjalankan fungsi kemitraan tipe Insting memasang target menghasilkan pertumbuhan dari masa ke masa, meskipun kecil atau sedikit yang penting ada pertumbuhan. Sebenarnya tipe ini tidak suka dengan langkah-langkah revolusioner karena hanya akan meningkatkan suhu kerja yang akan membuat suasana tegang.
Tipe In menyukai suasana damai dan tenteram tanpa konflik. Termasuk alasan tipe ini terpanggil untuk menjadi orang kedua adalah: ia tidak ingin menjadi sasaran tembak jika menjadi orang nomor satu.
Harapan terbesar dari tipe In yaitu ingin selalu memberikan kontribusi pada lingkungan sosial. Tipe ini merasa hampa jika tidak menolong atau berkontribusi terhadap lingkungannya. Hal yang paling menyakitkan bagi tipe In adalah ketika ia ditolak oleh lingkungannya. Kemampuan adaptasi dari tipe ini membawanya untuk berkontribusi lebih banyak kepada lingkungan.
h. ARAH MEREK
Ketulusan dari tipe In untuk selalu menolong dan berkontribusi, membuat pihak lain secara cepat memberikan merek sesuai dengan tingkat keberperannya yang tinggi. Tipe ini menyadari bahwa jika tidak berperan dimana-mana, ia akan kehilangan makna hidupnya. Kuantitas keberperanan dari tipe ini cukup tinggi. Tipe ini seolah-olah tertarik kesana kemari oleh lingkungannya.
Dibalik kuantitas keberperanan yang tinggi, tantangan bagi tipe In agar semua peranan tersebut dapat ditangani dengan baik, sehingga kualitas keberperanannya juga tinggi. Merek diri tipe In akan terangkat jika kuantitas dan kualitas keberperanan semuanya tinggi.
i. CARA BELAJAR
Proses belajar pada hasil tes STIFIn Insting sangat berbeda dengan kedelapan kepribadian yang lain. Tipe kepribadian yang lain cenderung induktif proses belajanya, berangkat dari detail kemudian disimpulkan secara umum. Sedangkan tipe In cenderung menggunakan pola belajar deduktif: ketahui dulu kesimpulan baru kemudian diteruskan pada rincian.
Oleh karena itu, pada setiap buku yang dibaca, tipe ini selalu merangkai dulu mencari kesimpulan, baru kemudian diuraikan detailnya. Sambil belajar, tipe In dapat dibantu dengan suasana yang damai dan tenteram dengan dukungan musik latar yang lembut.
Cara membangkitkan motivasi dari tipe In adalah dengan jalan menghilangkan segala macam tekanan yang menimpanya. Selesaikan satu per satu hingga akhirnya tipe ini merasa lega dan tidak lagi punya trauma masa lalu. Setelah itu, baru membimbing tipe ini dengan pendekatan scaffolding: dibimbing dari dekat supaya bisa naik tangga satu per satu.
Baca Juga: STIFIn Sensing introvert
j. PILIHAN SEKOLAH ATAU PROFESI
Prioritas utama jika ingin memilih jurusan atau profesi yang sesuai untuk tipe In sebaiknya diarahkan pada satu diantara lima pilihan industri berikut ini, yaitu musik/performance, jasa, kulinary, agama/budaya/charity.
Selanjutnya pilihan lain dari jurusan atau profesi yang sesuai untuk tipe In sebagai berikut: pembalap, entertainer, agamawan, aktivis, musik, chef, jurnalis, aktivis, pengetahuan umum, performance, spiritualis, birokrat, pelayan masyarakat, mediator, tangan kanan untuk semua posisi dan semua industri, kolumnis, generalis, presenter serba-bisa, atlit serba-bisa, dll.
Di masa depan, pilihan profesi akan semakin beragam. Namun jika ingin memilih jurusan ataupun profesi patokan bagi tipe In adalah mempertimbangkan empat kata kuncinya, yaitu: merangkai, reflek, berkorban, dan otomatis.
Artinya, jurusan atau profesi yang dipilih tipe In didominasi oleh hal-hal yang bersifat umum sebagai hasil rangkaian atau gabungan dari berbagai disiplin ilmu dan profesi, memerlukan reaksi spontan hasil reflek yang cepat, mengandung unsur-unsur berkorban untuk kepentingan yang lebih besar, serta bekerja secara otomatis tanpa perlu dipikir ulang. Dengan demikian, tipe ini lebih cenderung sesuai dalam bidang-bidang kemanusiaan.
Hasil Tes STIFIn Feeling ekstrovert
FEELING EKSTROVERT
Hasil tes STIFIn Feeling ekstrovert atau di singkat Fe yang jika huruf F berdiri sendiri merupakan identitas sebagai Mesin Kecerdasan (MK). Menurut konsep STIFIn, ragam Mesin Kecerdasan hanya ada lima, dan F adalah salah satu diantara 5 MK tersebut. Identitas Mesin Kecerdasan berubah menjadi kepribadian ketika MK digandengkan dengan jenis kemudi di belakangnya. Jenis kemudi kecerdasan hanya ada dua, yaitu i (introvert) dan e (extrovert). Dengan demikian, Fe sudah menjadi identitas kepribadian. F ditulis dengan huruf besar karena pengaruhnya sebagai MK lebih besar dari e yang ditulis dengan huruf kecil yang berperan hanya sebagai kemudi kecerdasan.
a. SiSTEM OPERASI OTAK
Pengertian sederhana dari hasil tes STIFIn Feeling ekstrovert adalah jenis kepribadian yang berbasiskan kecerdasan emosi atau perasaan yang proses kerjanya dikemudikan dari luar dirinya menuju ke dalam dirinya. Sistem operasi pada tipe Fe berada di belahan otak bagian bawah di sebelah kanan atau disebut sebagai limbik kanan. Pada limbik kanan tersebut yang menjadi kemudi kecerdasan dari tipe ini berada di lapisan abu-abu yang letaknya di bagian luar atau permukaan otak. Limbik kanan abu-abu itulah yang menjadi sistem operasi tipe Fe.
Lapisan yang berwarna abu-abu memiliki tekstur otak yang lebih longgar karena mengandung sel otak lebih sedikit. Kerapatan yang lebih rendah dibandingkan dengan lapisan bagian dalam tersebut membuat kemudi kecerdasan bergerak dari luar ke dalam. Hal ini menyebabkan ‘tuan yang punya badan’ lebih malas untuk bergerak melakukan aktivitas kecuali ada pengaruh luar yang membangkitkan mood untuk bersosialisasi.
b. TIPOLOGI FISIK
Mesin Kecerdasan Feeling (F) sesungguhnya identik dengan pernafasan. Tipe ini memiliki kapasitas pernafasan yang besar. Kapasitas pernafasan yang kuat tersebut disebabkan tipe F memiliki mesin yang besar, yaitu berupa jantung dan paru-paru yang besar.
Dengan mesin yang besar ini, tipe F dapat memompa oksigen yang lebih banyak ke dalam darah. Tipe Fe lebih bergantung kepada suplai baterai (charger) yang datang dari luar dirinya. Mesin yang besar tersebut harus dinyalakan dari luar. Begitu mesin tersebut menyala, maka akan beraksi sedikit menggebu-gebu.
Bentuk (konstitusi) fisik tipe F secara umum disebut sebagai displastik, artinya mesin yang besar tersebut didukung oleh tulang yang kecil sehingga bawaannya terasa berat. Dengan mesin yang besar, maka tipe ini memiliki bentuk badan yang terlihat lebar dan tebal. Akibatnya bagian punggung dari tipe ini lebih sulit digerakkan (disebut displastik).
Pada tipe Fe mesin yang besar tersebut ditopang oleh tulang yang lebih kecil. Tinggi badan tipe Fe lebih pendek, sehingga lebih terkesan seperti pendekar (pendek dan kekar). Secara fisik tipe ini dapat menggunakan pernafasan dalam yang bersumber dari paru-parunya. Namun karena charger baterainya bersumber dari luar, maka tipe Fe memiliki kapasitas pernafasannya lebih dangkal. Kekuatan pernafasan karena mesin yang besar tersebut dapat digunakan untuk jenis olahraga yang memerlukan stamina jarak jauh dan jangka panjang seperti lari marathon.
c. SIFAT KHAS
Jika menggunakan sudut pandang dunia psikologi (aliran perilaku) kepribadian Fe mesti memiliki sifat perilaku khas yang dapat dibuktikan dan diukur yang berbeda dari delapan kepribadian yang lain. Terdapat sepuluh item yang bisa dibuktikan keberadaannya dan bisa diukur secara psikometrik.
Menurut konsep STIFIn, kesepuluh item tersebut menjadi kepribadian tetap yang tidak akan berubah dan akan selalu eksis seiring dengan penambahan umurnya. Sepuluh (10) sifat yang tetap tersebut adalah:
- Emphathy
- Persuasive
- Tolerant
- Affectionate
- Communicative
- Enable
- Listener
- Considerate
- Sympathetic
- Guiding
Sebagai pribadi yang utuh, tipe Fe memiliki sisi-sisi diametral sebagai berikut: mendengar seperti ‘sponge’ namun sebenarnya berhati kenyal, peduli orang lain meski abai terhadap satu per satu persoalan orang lain, selalu ada misi baru namun terlalu mudah menyerah. Selain itu, jika sedang bersih hati, tipe Fe mudah mendapat ilmu tinggi akan tetapi tipe ini justru jarang membersihkan hatinya, memiliki kepasrahan yang tinggi namun sebenarnya sikap itu datang dari malas berpikir dan menggampangkan banyak hal.
Oleh karena itu, tipe ini perlu waspada dengan kelemahannya dan berusaha mengeskploitasi kelebihannya. Biasanya jika kelebihannya bergerak membaik maka secara otomatis kelemahan dari tipe ini akan tertutup dengan sendirinya.
d. KELEBIHAN
Kekhasan dari kepribadian tipe hasil tes STIFIn Feeling ekstrovert yaitu memiliki kemampuan sosial yang melebihi delapan jenis kepribadian yang lain. Kelebihan ini dapat disepadankan dengan kecerdasan sosial atau disebut Soc-Q (Social Quotient).
Dengan kekuatan pernafasan yang panjang, tipe ini memiliki potensi kekuatan mental yang lebih baik, mampu mendengar bahasa hati orang lain lebih lama. Tipe ini bahkan mampu menjaga perasaan dan berempati lebih baik dari orang lain. Selain itu, tipe F umumnya seperti memiliki kadar cinta yang lebih banyak, baik untuk mencintai ataupun dicintai.
Namun khusus pada tipe Fe, kemampuan daya jangkau pernafasan atau mental untuk berbagi perasaan bersifat lebih meluas. Tipe ini dapat menjangkau gabungan berbagai event jarak menengah atau memberi perhatian kepada lebih banyak orang.
Kelebihan dari tipe Fe terletak pada kemampuan membesarkan (magnifying) orang lain. Pada fase berikutnya, tipe ini menikmati pengaruhnya sebagai king-maker atau owner dari usaha yang dirintisnya. Selain itu, dalam mengelola keuangan, tipe Fe berani melangkah mengambil risiko yang besar.
e. KEMISTRI
Jalur keberhasilan dari tipe hasil tes STIFIn Feeling ekstrovert terletak pada sejumlah kader yang telah berhasil digemblengnya sebagai wadah untuk mengaktualisasikan panggilan jiwanya. Mengkader orang hingga berhasil mengeluarkan energi positif yang besar. Kemistri cinta yang datang menghampiri tipe ini bersamaan dengan kedatangan sumber energinya, mesti disambut dengan suka cita.
Jika banyak orang yang mengharapkan digembleng oleh tipe Fe, (didatangi cinta) maka tipe ini harus merespon secara positif (menerima cinta) agar pada akhirnya siklus cinta tersebut membesar dengan sendirinya. Letak keberhasilan dari tipe ini justru sejalan dengan membesarnya siklus cinta. Bagi tipe Fe, siklus cinta tersebut berarti seberapa banyak kader yang telah sukses dibina olehnya.
f. PERANAN
Kematangan emosi tipe Fe disalurkan dengan melakukan kaderisasi kepada orang-orang yang disayanginya. Fokus dari tipe ini adalah menjadi coach bagi orang lain, menggembleng orang-orang yang disayanginya. Penyaluran emosi seperti ini mendorong tipe ini menjadi seperti king-maker: mencetak orang supaya menjadi yang terbaik, kalau perlu sampai menjadi raja (pada bidang tersebut).
Dengan kematangan emosi yang bagus, tipe Fe lebih suka memberi jalan kepada orang lain untuk terjun memimpin, sementara dirinya sendiri lebih senang duduk di belakang layar sebagai perintis atau pemilik. Tipe ini menyukai menjadi tokoh tetapi jenis tokoh yang di balik layar.
Panggilan alamiah tipe Fe lebih senang mendorong orang lain untuk melangkah setinggi-tingginya dengan bimbingannya. Ketika menggembleng, tipe ini memang memberi sebanyak yang ia bisa, bahkan terkesan menggebu-gebu. Pada akhirnya tipe ini akan puas jika kadernya berhasil meraih mimpinya.
g. TARGET DAN HARAPAN
Target pribadi dari tipe Fe adalah mencetak orang, selalu berorientasi kepada orang. Jiwa sosial tipe ini memang cukup tinggi, ia selalu memiliki kepedulian untuk memperbaiki kemampuan SDM (Sumber Daya Manusia) dari masyarakatnya.
Panggilan jiwa sebagai mentor atau coach (pelatih) memberi makna yang besar dalam hidup tipe Fe. Tipe ini merasa telah mengaktualisasi diri jika ada di antara kader-kadernya yang berhasil meraih mimpinya.
Secara kepakaran pun tipe Fe terpanggil untuk menjadi coach, bahkan bermimpi menjadi coach yang termahal bayarannya. Meskipun begitu, sering kali tipe ini mengorbankan transaksi pembayaran upah jika aspek penggemblengan SDM yang ditawarkan terasa lebih menantang. Panggilan sosial tipe ini untuk mengangkat SDM ditempatkan lebih tinggi dibanding transaksi komersialnya.
Pengaruh sosial sebagai baterai dari tipe Fe terkadang membuat tipe ini menjadi begitu subjektif ketika mengukur sesuatu. Bahkan ketika tipe ini menjalankan usaha, proses kalkulasi bisnis terkadang terabaikan. Tipe ini begitu menggebu-gebu memperjuangkan apa yang disukainya.
Argumentasi dari tipe Fe sering kali membawa-bawa pertimbangan sosial, meski hal ini memang disukainya. Letak kesukaan tersebut didasarkan pada ukuran keberadaan tipe ini secara sosial. Artinya, antara kepentingan pribadi tipe ini di mata sosial dengan kepentingan sosial yang murni, dapat beririsan.
Ketika sudah suka, tipe Fe akan membuat keputusan yang nekat dan berani ambil risiko, sehingga kurang hati-hati mempertimbangkan bahwa pada akhirnya bisa jadi ia akan menjadi korban demi kepentingan orang lain. Seperti dalam hal mengelola keuangan, tipe ini memang terkadang terlalu berani mengambil risiko yang terlalu besar, sementara dibalik keputusan tersebut masih banyak unsur ketidakpastian.
h. ARAH MEREK
Kegetolan tipe Fe membangun SDM menciptakan merek bagi dirinya sebagai orang yang dapat dipercaya untuk membangun tim pemenang dan organisasi terbaik. Tipe ini justru merasa gagal jika pribadinya yang dialamatkan terhadap keberhasilan organisasi.
Tipe Fe akan merasa berhasil jika tim dan organisasinya menjadi yang terbaik di bidangnya dan bahkan sudah bisa dilepas sendiri menjalankan hasil tempaannya. Panggilan jiwa dari tipe ini selalu menginginkan karya tempaan, yaitu hasil gemblengannya tertanam dalam pada tim dan organisasi yang digemblengnya.
i. CARA BELAJAR
Proses belajar yang sesuai bagi tipe Fe adalah mendiskusikan mata pelajaran dengan guru/teman sambil memperbanyak item yang diulang secara verbal. Bagaimanapun, tipe F secara umum harus belajar menggunakan telinga. Tipe ini harus menjadi pendengar yang baik. Namun bagi tipe Fe, proses komunikasi yang interaktif lebih disukai berhubung charger baterainya ada di luar. Dengan demikian, diskusi menjadi pilihan terbaik bagi tipe Fe untuk belajar.
Motivasi belajar dari tipe Fe akan terjaga jika ia dipuji oleh orang lain, apalagi oleh teman seumurnya. Ibarat seperti perempuan yang ingin belajar, maka tipe ini merasa lebih nyaman jika didampingi oleh orang lain, apalagi jika orang yang mendampingi adalah orang yang begitu berarti baginya. Menyediakan pendamping bagi tipe Fe sekaligus merupakan upaya untuk meningkatkan mood belajar.
Baca Juga: STIFIn Insting
j. PILIHAN SEKOLAH DAN PROFESI
Prioritas utama jika ingin memilih jurusan atau profesi untuk tipe Fe sebaiknya diarahkan pada satu diantara empat pilihan industri berikut ini, yaitu psikologi, komunikasi, diplomasi, humas/promosi.
Selanjutnya pilihan lain dari jurusan atau profesi yang sesuai untuk tipe Fe sebagai berikut: politisi, eksekutif, lawyer, kesenian, investor, negarawan, trainer/public speaker, administrasi negara, seniman, budayawan, hubungan internasional, salesman,inspirator, motivator, psikiater, counselor, ideolog, personalia,birokrat, aktivis, atlit maraton, dll.
Di masa depan, pilihan profesi akan semakin beragam. Namun jika ingin memilih jurusan ataupun profesi patokan bagi tipe Fe adalah mempertimbangkan empat kata kuncinya, yaitu: merasakan, pernafasan, memimpin, dan mencintai.
Artinya, jurusan atau profesi yang dipilih tipe Fe didominasi oleh unsur-unsur yang membutuhkan keterlibatan emosi (termasuk kemampuan berkomunikasi dari hati ke hati), secara fisik memerlukan nafas yang panjang atau semangat yang tinggi sehingga bisa bekerja atau bertanding secara marathon, serta melibatkan kharisma dan kemampuan kepemimpinan. Selain itu, jurusan atau profesi yang mampu menangkap simpati atau cinta orang lain (pengikut), sehingga para pengikut atau pengagum dari tipe ini tidak merasa cinta bertepuk sebelah tangan.
Hasil Tes STIFIn Feeling introvert
FEELING INTROVERT
Hasil tes STIFIn Feeling introvert atau di singkat menjadi Fi. Jika huruf F berdiri sendiri merupakan identitas sebagai Mesin Kecerdasan (MK). Menurut konsep STIFIn, ragam Mesin Kecerdasan hanya ada lima, dan F adalah salah satu diantara 5 MK tersebut. Identitas Mesin Kecerdasan berubah menjadi kepribadian ketika MK digandengkan dengan jenis kemudi di belakangnya. Jenis kemudi kecerdasan hanya ada dua, yaitu i (introvert) dan e (extrovert). Dengan demikian, Fi sudah menjadi identitas kepribadian. F ditulis dengan huruf besar karena pengaruhnya sebagai MK lebih besar dari i yang ditulis dengan huruf kecil yang berperan hanya sebagai kemudi kecerdasan.
a. SISTEM OPERASI OTAK
Pengertian sederhana dari Feeling introvert adalah jenis kepribadian yang berbasiskan kecerdasan emosi atau perasaan yang proses kerjanya dikemudikan dari dalam dirinya menuju ke luar dirinya. Sistem operasi pada tipe Fi berada di belahan otak bagian bawah di sebelah kanan atau disebut sebagai limbik kanan. Pada limbik kanan tersebut yang menjadi kemudi kecerdasan dari tipe ini berada di lapisan putih yang letaknya di bagian dalam. Limbik kanan putih itulah yang menjadi sistem operasi tipe Fi.
Lapisan yang berwarna putih memiliki tekstur otak yang lebih padat karena mengandung sel otak lebih banyak. Kerapatan yang lebih tinggi dibandingkan dengan lapisan bagian luar tersebut membuat
kemudi kecerdasan bergerak dari dalam ke luar. Hal ini menyebabkan ‘tuan yang punya badan’ menjadi seolah tidak berhenti untuk tebar pesona atau memancarkan kharismanya sebagai pemimpin.
b. TIPOLOGI FISIK
Mesin Kecerdasan Feeling (F) sesungguhnya identik dengan pernafasan. Tipe ini memiliki kapasitas pernafasan yang besar. Kapasitas pernafasan yang kuat tersebut disebabkan tipe F memiliki mesin yang besar, yaitu berupa jantung dan paru-paru yang besar. Dengan mesin yang besar, tipe ini dapat memompa oksigen yang lebih banyak ke dalam darah, terlebih lagi tipe F dengan kemudi introvert (i).
Tipe Fi ditunjang oleh ketersediaan baterai (charger) yang ada di dalam dirinya, sehingga menyebabkan tipe ini seperti memiliki kekuatan emosi yang lebih kuat. Bentuk (konstitusi) fisik tipe F secara umum disebut sebagai displastik, karena mesin yang besar tersebut didukung oleh tulang yang kecil sehingga bawaannya terasa berat.
Dengan mesin besar, maka bentuk badan dari tipe Fi terlihat lebar dan tebal. Akibatnya, bagian punggung dari tipe ini seperti lebih sulit digerakkan (disebut displastik). Pada tipe Fi yang memiliki charger baterai di dalam, maka daya pancar emosi tipe ini pun lebih kuat. Secara fisik tipe ini dapat menggunakan pernafasan dalam yang bersumber dari paru-parunya.
Oleh karena itu, kekuatan pernafasan dari mesin yang besar tersebut dapat digunakan untuk jenis olahraga yang memerlukan stamina jarak jauh dan jangka panjang seperti lari marathon.
c. SIFAT KHAS
Jika menggunakan sudut pandang dunia psikologi (aliran perilaku) kepribadian Fi mesti memiliki sifat perilaku khas yang dapat dibuktikan dan diukur yang berbeda dari delapan kepribadian yang lain. Terdapat sepuluh item yang bisa dibuktikan keberadaannya dan bisa diukur secara psikometrik.
Menurut konsep STIFIn, kesepuluh item tersebut menjadi kepribadian tetap yang tidak akan berubah dan akan selalu eksis seiring dengan penambahan umurnya. Sepuluh (10) sifat yang tetap tersebut adalah:
- Influencing
- Idealistic
- Convincing
- Leader
- Promoter
- Kindful
- Diplomatic
- Reflective
- Popular
- Friendship-appeal
Sebagai pribadi yang utuh, tipe Fi memiliki sisi-sisi diametral sebagai berikut: semangat tinggi namun dibalik itu ingin dimanja dan diperhatikan, perkataannya halus dan lembut namun terkadang bisa juga menyengat, pemimpin yang berkharisma namun kebiasaaan buruknya mudah tersinggung. Selain itu, tipe ini suka menolong namun menghitung nilai balas budi, komunikator yang mempengaruhi orang lain namun komitmen terhadap ajarannya lemah, mampu berempati namun terkadang lamban beraksi.
Oleh karena itu, tipe Fi perlu waspada dengan kelemahannya dan berusaha mengeskploitasi kelebihannya. Biasanya jika kelebihannya bergerak membaik maka secara otomatis kelemahan dari tipe ini akan tertutup dengan sendirinya.
d. KELEBIHAN
Kepribadian dari hasil tes STIFIn Feeling introvert memiliki kekhasan karena memiliki kemampuan emosi yang melebihi delapan jenis kepribadian yang lain. Kelebihan ini dapat disepadankan dengan kecerdasan emosi atau disebut EQ (Emotional Quotient).
Dengan kekuatan pernafasan yang panjang, tipe ini memiliki potensi kekuatan mental yang lebih baik, mampu mendengar bahasa hati orang lain lebih lama. Tipe ini bahkan mampu menjaga perasaan dan berempati lebih baik dari orang lain. Selain itu, tipe F umumnya seperti memiliki kadar cinta yang lebih banyak, baik untuk mencintai ataupun dicintai. Pancaran kekuatan emosinya menjadikan tipe ini disukai oleh banyak orang (populer). Kepopuleran dari tipe ini merupakan kelebihannya.
Dalam hal pengelolaan keuangan, tipe Fi terlihat sangat bossy (seperti juragan). Ia mudah menolong orang lain dengan harapan itu akan memperkuat posisinya sebagai pemimpin.
e. KEMISTRI
Jalan keberhasilan dari tipe Fi ditentukan oleh kemampuannya membuat platform untuk memperkuat
pengaruh. Dengan platform itulah sosok bertipe Fi akan memiliki posisi tawar yang tinggi. Penting untuk digaris bawahi bahwa platform yang dibentuk oleh tipe ini seringkali platform yang diikat secara emosional.
Oleh karena itu, sejak awal setup platform dari tipe Fi tersebut harus didisain secara masak-masak agar dapat mewadahi visi yang diperjuangkannya. Tentu saja platform ini akan mudah runtuh jika tidak diberi energi positif yang maksimal. Apalagi jika platform tersebut senantiasa berubah-ubah demi kepentingan pragmatis.
Padahal, membangun platform visioner itu memakan masa yang panjang. Meskipun tipe Fi memiliki kemistri cinta, ia mesti mengikat kemistri cinta itu dengan sesuatu yang berdampak jangka panjang. Dalam menggunakan kekuatan kharismanya, tipe ini menebarkan pengaruh -terutama dalam hal visi- untuk mendapatkan cinta dari pengikutnya. Oleh karena itu, visi tersebut mesti diberi jiwa (sentuhan emosi) supaya lebih banyak orang yang terikat dengan kepemimpinannya.
f. PERNANAN
Kecerdasan emosi dari tipe Fi menjadikannya matang secara emosional dan menjadi kaya hati sehingga mudah berbagi kasih sayang dengan orang lain. Faktor kekuatan emosional inilah yang membuat tipe ini merasa terpanggil untuk menjadi pemimpin. Dengan pancaran energi yang datang dari dalam untuk menyebarkan kekuatan emosi, tipe Fi memang layak menjadi pemimpin.
Jika tipe F dikemudikan dari dalam -menjadi tipe Fi- akan muncul sifat lebih percaya diri dan seolah bekal kekuatan emosinya tidak habis karena didorong dari dalam dirinya. Hal itu mengakibatkan tipe Fi merasa nyaman menjalankan fungsi kepemimpinannya.
g. TARGET DAN HARAPAN
Dengan modal kepemimpinan tipe Fi yang kharismatik dan terpancar dari dalam, keseharian dari tipe ini selalu menebarkan pesona. Ketika kepemimpinan tipe Fi diterima oleh lingkungan sekitar, maka
hal tersebut sesuai dengan pengharapannya. Aktualisasi diri dari tipe ini terjadi jika ia memiliki fungsi kepemimpinan. Bahkan jika tidak mendapatkannya, tipe ini akan terus akan mencari jalan untuk kemudian dikukuhkan sebagai pemimpin.
Dengan modal kepemimpinan inilah tipe Fi menawarkan idealisme baru. Biasanya tipe Fi memang merupakan seorang ideolog yang memiliki pandangan visioner. Sumber ideologi tipe ini datang dari kematangan emosinya yang sejalan dengan jiwa perjuangannya. Kekuatan emosi dari tipe ini yaitu memahami kedalaman jiwa dari masyarakat, yang perlu diperjuangkan oleh dirinya. Hal inilah yang membuat tipe Fi menargetkan visi tertentu untuk diperjuangkan bersama.
Salah satu jalan untuk memelihara pengaruh dari tipe Fi ialah dengan berkontribusi pada pengikutnya. Sebagai konsekuensi dari kasih sayang kepada pengikutnya, tipe ini kerap kali mengulurkan tangannya untuk membantu pengikutnya.
h. ARAH MEREK
Kekuatan kepemimpinan dari tipe Fi sekaligus menjadi merek bagi dirinya. Tipe ini diberi merek sebagai sosok yang memiliki kepemimpinan yang baik. Untuk memiliki merek seperti ini, tipe Fi tidak harus secara formal memimpin suatu organisasi tertentu, namun secara informal pun, merek kepemimpinan tersebut melekat pada dirinya.
Jika tipe Fi tidak memiliki merek kepemimpinan, maka ia seperti tercerabut dari akar. Hal ini dapat diartikan bahwa sumber kekuatan utama dari tipe ini dalam memancarkan emosi kasih sayang ke masyarakatnya, macet.
i. CARA BELAJAR
Proses belajar yang baik dari hasil tes STIFIn Feeling introvert adalah menjadi pendengar yang baik meskipun ia begitu tergoda untuk berbicara. Tipe Fi suka ngomong dan menebar pesona dengan omongannya. Namun tipe ini akan belajar lebih banyak jika ia mendengar. Maka ketika hadir di dalam kelas, ia cukup berkonsentrasi mendengarkan penjelasan dari gurunya.
Jika perlu, penjelasan tersebut direkam dengan MP3 dan didengarkan berulang-ulang, sampai tipe ini mendapatkan ‘feel’-nya. Bagi tipe Fi, memang sulit berkonsentrasi dalam durasi yang lama. Tipe ini sering terbawa pada suasana emosinya. Hasil rekaman yang didengarkan ulang itu membuat tipe ini mendapatkan gambaran secara keseluruhan. Pendek kata, tipe F pada umumnya memang harus belajar menggunakan telinganya.
Motivasi belajar dari tipe Fi akan naik seiring dengan mood. Namun begitu, jika tipe ini sedang mood, maka seperti tidak ada yang dapat menghentikannya.
Jika sedang semangat akan terlihat sekali, namun jika sedang malas, maka tipe ini akan susah untuk memulai kembali. Oleh karena itu, perlu ditempelkan sentuhan emosi setiap kali tipe ini merasa sedang kehilangan mood. Motivasi yang naik turun tergantung kondisi emosi sesaat. Permainan perasaan untuk memelihara tingkat motivasi dari tipe F memang membutuhkan kesabaran yang luar biasa.
Baca Juga: STIFIn Feeling ekstrovert
j. PILIHAN SEKOLAH ATAU PROFESI
Prioritas utama jika ingin memilih jurusan atau profesi untuk hasil tes STIFIn Feeling introvert sebaiknya diarahkan pada satu diantara empat pilihan industri berikut ini, yaitu: politik, kepemerintahan, hukum, kesenian.
Selanjutnya pilihan lain dari jurusan atau profesi yang sesuai untuk tipe Fi sebagai berikut: psikolog, komunikasi, diplomat, humas, promotor, investor, negarawan, trainer/public speaker, administrasi negara, seniman, budayawan, hubungan internasional, salesman, inspirator, motivator, psikiater, counselor, ideolog, personalia, lawyer, birokrat, aktivis, atlit maraton, dll.
Di masa depan, pilihan profesi akan semakin beragam. Namun jika ingin memilih jurusan ataupun profesi patokan bagi tipe Fi adalah mempertimbangkan empat kata kuncinya, yaitu: merasakan, pernafasan, memimpin, dan dicintai.
Artinya, jurusan atau profesi yang dipilih oleh tipe ini perlu didominasi oleh unsur-unsur yang membutuhkan keterlibatan emosi (termasuk kemampuan berkomunikasi dari hati ke hati), secara fisik memerlukan nafas yang panjang atau semangat yang tinggi sehingga bisa bekerja atau bertanding secara marathon, serta jurusan/ profesi yang melibatkan kharisma kepemimpinan, serta dapat mengeluarkan jurus-jurus tebar pesona supaya tipe ini dicintai lebih banyak orang.
Hasil Tes STIFIn Intuiting ekstrovert
INTUITING EKSTROVERT
Personaliti Genetik Ie adalah singkatan dari hasil tes STIFIn Intuiting ekstrovert. Jika huruf I berdiri sendiri merupakan identitas sebagai Mesin Kecerdasan (MK). Menurut konsep STIFIn, ragam Mesin Kecerdasan hanya ada lima, dan I adalah salah satu diantara 5 MK tersebut. Identitas Mesin Kecerdasan berubah menjadi kepribadian ketika MK digandengkan dengan jenis kemudi di belakangnya. Jenis kemudi kecerdasan hanya ada dua, yaitu i (introvert) dan e (extrovert). Dengan demikian, Ie sudah menjadi identitas kepribadian. I ditulis dengan huruf besar karena pengaruhnya sebagai MK lebih besar dari e yang ditulis dengan huruf kecil yang berperan hanya sebagai kemudi kecerdasan.
a. SISTEM OPERASI OTAK
Pengertian sederhana dari Intuiting extrovert adalah jenis kepribadian yang berbasiskan kecerdasan indera keenam (intuisi) yang proses kerjanya dikemudikan dari luar dirinya menuju ke dalam dirinya. Sistem operasi pada tipe Ie berada di belahan otak bagian atas di sebelah kanan atau disebut sebagai otak besar kanan atau diringkas otak kanan. Pada otak kanan tersebut yang menjadi kemudi kecerdasan dari tipe ini berada di lapisan abu-abu yang letaknya di bagian luar atau permukaan otak. Otak kanan abu-abu itulah yang menjadi sistem operasi tipe Ie.
Lapisan yang berwarna abu-abu memiliki tekstur otak yang lebih longgar karena mengandung sel otak lebih sedikit. Kerapatan yang lebih rendah dibandingkan dengan lapisan bagian dalam tersebut membuat kemudi kecerdasan bergerak dari luar ke dalam. Hal ini menyebabkan ‘tuan yang punya badan’ ketika memiliki ide yang bagus dibawa mendarat ke bumi agar bisa lebih diterima oleh masyarakat atau lingkungannya.
b. TIPOLOGI FISIK
Mesin Kecerdasan Intuiting (I) sesungguhnya identik dengan perut panjang. Mereka memiliki perut yang panjang dimana di dalamnya terdapat usus yang panjang. Perut panjang tersebut rupanya merupakan ciri-ciri dari tipe I yang mengolah makanan menjadi tenaga anaerobik dan disimpan dalam otot yang berwarna putih.
Tenaga anaerobik yang terdapat pada otot putih ini merupakan tenaga yang tidak stabil dan meledak-ledak. Itulah mengapa jenis tenaga ini akan bagus untuk melakukan sprint dengan kecepatan tinggi. Tenaga anaerobik merupakan tenaga yang eksplosif. Tentu saja otot putih ini mesti sering digunakan supaya otot berkembang dan memiliki kapasitas menyimpan tenaga anaerobik yang lebih banyak.
Tipe Ie menjadi lebih tidak stabil karena ketersediaan baterai (charger) yang ada di luar dirinya menyebabkan tipe ini seperti memiliki daya ledak yang eksplosif seketika. Selain memiliki bentuk (konstitusi) fisik yang astenis (jangkung) dan tipis, tipe Ie juga memiliki kepala yang lebih pipih mengarah ke belakang sehingga memudahkan menyerap aspirasi horizontal tanpa kehilangan orientasi vertikalnya. Hal ini dapat diibaratkan seperti alien yang mendarat ke bumi. Selain itu, pada umumnya tipe I memiliki bentuk bahu yang miring, seolah-olah ibarat roket yang dipandu oleh kepalanya, khususnya otak kanannya.
Dalam proses pencernaan, makanan secara rakus diolah oleh perut panjang dan disimpan pada otot putih dari tipe I sebagai tenaga anaerobik. Tenaga anaerobik ini memiliki kemampuan untuk melakukan sprint, yaitu bergerak secara eksplosif namun kemudian cepat habis.
Pada tipe I dengan kemudi extrovert (e) bahkan daya eksplosif tersebut menjadi cepat habis karena sumber energinya datang dari luar dan memang tidak memiliki kemampuan untuk menempuh jarak jauh. Penggunaan untuk jarak jauh hanya mungkin jika menggunakan tenaga aerobik.
Itulah mengapa orang I kurang suka main otot. Tipe ini tahu bahwa pada dirinya hanya tersedia lebih banyak otot putih dan kurang memiliki otot merah yang mengandung tenaga aerobik. Tipe I lebih suka menggunakan kepala, namun jenis kepala sebelah kanan yang tidak membuat merengut seperti
kepala sebelah kiri, kepala kanan justru lebih nyeleneh.
c. SIFAT KHAS
Jika menggunakan sudut pandang dunia psikologi (aliran perilaku) kepribadian Ie mesti memiliki sifat perilaku khas yang dapat dibuktikan dan diukur yang berbeda dari delapan kepribadian yang lain. Terdapat sepuluh item yang bisa dibuktikan keberadaannya dan bisa diukur secara psikometrik.
Menurut konsep STIFIn, kesepuluh item tersebut menjadi kepribadian tetap yang tidak akan berubah dan akan selalu eksis seiring dengan penambahan umurnya. Sepuluh (10) sifat yang tetap tersebut adalah:
- Inspiring
- Assemblies
- Solver
- Detective
- Benchmarker
- Selective
- Expressive
- Diesel
- Respectful
- Romantic
Sebagai pribadi yang utuh, tipe Ie memiliki sisi-sisi diametral sebagai berikut: ibarat detektif yang hebat menginvestigasi maka ia harus berjarak dengan lingkungannya, memuja misi pribadinya namun enggan terbebani dengan hubungan yang mendalam, intuisi dan kreativitasnya meluas namun ada kalanya tipe ini lari secara asketis atau melakukan pesta pelampiasan. Selain itu, tipe Ie dapat meng-assembling ide-ide besar dengan idenya sendiri untuk menjadi lebih bernilai namun sayangnya ia bergantung pada mastermind-nya, selalu ingin perubahan secara kontekstual dan progresif namun tidak menyadari api permusuhan yang menentangnya.
Oleh karena itu, tipe ini perlu waspada dengan kelemahannya dan berusaha mengeskploitasi kelebihannya. Biasanya jika kelebihannya bergerak membaik maka secara otomatis kelemahan dari tipe ini akan tertutup dengan sendirinya.
d. KELEBIHAN
Kepribadian dari hasil tes STIFIn Intuiting ekstrovert ini memiliki kekhasan karena memiliki kemampuan kreativitas meruang (spatial) yang melebihi delapan jenis kepribadian yang lain. Kelebihan ini dapat disepadankan dengan kecerdasan spatial atau disebut Spa-Q (Spatial Quotient).
Tipe Ie memiliki kelebihan yang berfungsi otomatis dalam cara kerjanya, yaitu terbiasa berinovasi di antara ruang gerak yang terbuka di sekitar lingkungannya. Inovasi berarti menciptakan peluang baru dalam berbisnis. Kelebihan dari tipe ini dalam mempertemukan inovasi baru dengan kehendak kekinian yang boleh jadi masih tersimpan dalam bentuk potensi, menyebabkan ia menjadi pembaharu inovatif yang lebih diterima masyarakat.
Meskipun demikian, tipe Ie tidak menyerah begitu saja dengan kemauan pasar, akan tetapi mengajak pasar kepada sesuatu yang baru. Pada saat yang sama, tipe ini mampu mengukur dan membawa orientasi pasar pergi sejauh yang masih mampu dijangkau. Pada bagian itulah tipe Ie mampu meng-assembling ide murni menjadi ide pasar. Tipe ini mampu meng-assembling berbagai ide untuk dirakit ulang menjadi ide baru yang berorientasi pasar.
Dalam hal mengelola keuangan, tipe Ie merasa ada sesuatu yang salah jika tidak punya uang untuk berinvestasi pada kemajuan dirinya. Selalu ada alokasi untuk membeli masa depannya. Ia selalu berpikir kemajuan yang dibelanjakan dari sekarang.
e. KEMISTRI
Jalur keberhasilan tipe Ie adalah jalur kata. Karena kemistri kata akan selalu melekat kepadanya. Kata yang berupa ilmu dan gagasan merupakan panggilan jiwa dari tipe ini. Seseorang dengan tipe Ie memiliki kemampuan mendatangkan kata karena memiliki radar untuk menangkap kata. Begitu juga sebaliknya, kata juga akan lebih suka datang kepada tipe ini. Kata telah menjadi pasangan hidup bagi tipe Ie.
Akan tetapi, kata yang diperoleh tipe ini harus didaratkan di bumi dengan jalan mengolahnya menjadi ide yang membumi dan dapat diwujudkan sesuai keperluan pasar. Oleh karena itu, tingkat keberhasilan mendaratkan kata bagi tipe ini yaitu jika kata tersebut dapat diolah menjadi aktivitas bisnis.
Wujud keberhasilan bagi hasil tes STIFIn Intuiting ekstrovert adalah jika idenya dapat ditransformasi menjadi bisnis. Aktivitas bisnis ini sesungguhnya merupakan wadah yang tidak hanya berfungsi untuk mengkonkritkan idenya, tetapi juga untuk mengkapitalisasi asetnya. Semakin banyak tipe ini memiliki ide dan aset diri yang dikapitalisasi menjadi aktivitas bisnis, maka semakin cemerlang hidupnya.
f. PERANAN
Dengan fungsi kepala kanan yang bagus, tipe I lebih menyukai pekerjaan-pekerjaan berkelas yang membutuhkan kualitas yang bersumber dari sumberdaya kreativitas yang dimilikinya.
Jika digabungkan dengan kecerdasan yang berbasiskan indera keenam, maka fungsi kepala kanan akan membuat tipe I lebih menyukai pekerjaan-pekerjaan necis yang tidak kotor oleh keringat. Hal itu juga yang membuat tipe I memilih peran sebagai sutradara di belakang layar, yang memberi ide dan inspirasi kepada para pemain di lapangan atau di panggung.
Jika tipe I dikemudikan dari luar -menjadi tipe Ie- akan muncul sifat ingin selalu berinovasi dengan jenis inovasi yang bisa diterima oleh lingkungannya. Hal tersebut membuat tipe Ie menyukai peran sebagai seorang reformer (pembaharu) yang membawa ide murni sebagai sumber perubahan, namun diassembling dengan selera pasar.
Kemampuan tipe ini menangkap bahasa langit atau memprediksi kejadian, menangkap ide, dan kemudian dibenturkan dengan kenyataan yang ada di bumi, menjadikan tipe Ie lebih yakin dalam berbisnis.
Selain itu, tipe Ie memiliki daya assembling untuk mempertemukan antara kemurnian dan kenyataan,
sehingga menjadikan tipe ini lebih berani mengambil risiko. Hal itulah yang membuat tipe Ie sangat
berminat menjadi pengusaha atau pebisnis yang sejatinya berani menghadapi risiko gagal.
g. TARGET DAN HARAPAN
Kegemaran tipe Ie untuk berinovasi, memerlukan ruang gerak yang leluasa untuk mematangkan idenya. Tipe ini akan merasa hampa jika tidak bisa mencipta sesuatu untuk lingkungannya.
Harapan dari tipe Ie yaitu ingin selalu bertumpu pada kesempatan untuk mencipta dan berinovasi sehingga ruang bisnis di sekitarnya berhasil diwarnainya dengan aneka pembaharuan.
h. ARAH MEREK
Ukuran keberhasilan tipe Ie terletak pada bisnis yang dijalankannya. Basis bisnis tipe ini bukanlah datang dari kerja keras melainkan kerja kreatif yang menghasilkan nilai tambah yang besar. Sehingga wajar jika karya cipta tersebut dijual pada pasar berkelas dengan harga tinggi. Otomatis tipe ini akan memiliki marjin yang tinggi.
Dengan kemampuan kreativitas, diolah menjadi inovasi, dimatangkan dengan proses assembling, baik ide-ide lain ataupun di-assembling dengan ekspektasi pasar, maka akhirnya sosok dari tipe Ie sangat layak diberi merek sebagai pencipta marjin keuntungan bisnis.
Tipe Ie dapat ditantang untuk memenangkan persaingan di pasar ‘lautan merah’ yang berdarah-darah. Selain itu, tipe ini memiliki kemampuan menciptakan peta persaingan baru di pasar ‘lautan biru’ yang belum terjamah.
Naluri bisnis tipe Ie memiliki karakter dan optimisme yang kuat untuk bermain di pasar berkelas. Tipe ini yakin bahwa kreativitas, inovasi, dan kemampuan assemblingnya membuatnya pantas mendapatkan marjin yang tinggi.
i. CARA BELAJAR
Proses belajar dari tipe Ie cenderung lebih cepat dari usianya. Dalam proses belajarnya, tipe ini justru selalu mencoba mencari tema di balik buku yang dibacanya. Selain itu, tipe ini akan mampu menemukan konsep yang tersembunyi dari apa yang dipelajarinya, melebihi kemampuan jenis-jenis kecerdasan yang lain. Oleh karena itu, jika ingin membuat tipe Ie belajar dengan baik, maka ia harus dipermudah dalam merumuskan tema yang sedang dipelajari.
Supaya kemampuan kreatif dari tipe Ie menyala, maka perlu difasilitasi dengan peraga bongkar pasang. Kecerdasan spasial dari tipe ini akan merekam hal tersebut menjadi pelajaran yang kreatif.
Tipe Ie mampu membumi dan beradaptasi, sehingga ia juga perlu diberikan cara belajar sebagaimana kebanyakan orang, yaitu dengan melatih soal untuk mendapatkan pengalaman yang terpola dalam pikirannya.
Untuk memotivasi tipe Ie haruslah seseorang yang lebih kreatif dari dirinya. Yang diperlukan oleh tipe ini memang sesuatu yang sukar dan mahal, yaitu ruang gerak sesuai dengan minatnya. Sementara minat dari tipe Ie adalah di bidang kreatif yang senantiasa berubah.
Menciptakan ruang gerak yang seperti itu terkadang tidak terdapat di sekolah dan di tempat kursus. Seringkali orang tua harus mendisain sendiri untuk memastikan minat dari tipe Ie tergembleng secara maksimal dan naik dari satu tahap ke tahap yang lain tanpa ia kehilangan semangatnya.
Baca juga: STIFIn Feeling introvert
j. PILIHAN SEKOLAH ATAU PROFESI
Prioritas utama jika ingin memilih jurusan atau profesi untuk tipe Ie sebaiknya diarahkan pada
satu diantara lima pilihan industri berikut ini yaitu kewirausahaan/ investasi, pendidikan/pelatihan,
sastra, cinematografi, spionase/ kepolisian.
Selanjutnya pilihan lain dari jurusan/profesi yang sesuai untuk tipe Ie sebagai berikut: marketer/iklan agency, lifestyle/mode, bisnis-penerbangan, bisnis agro-forestry, seniman, pengusaha, peneliti sains murni, fisikawan quantum, pencipta lagu, reengineering, proyeksi, peramal bisnis, pemain saham, investor, filosof, pakar pembelajaran/pemodul, event organizer, produsen, disainer, ahli kreatif berbagai bidang, arsitek, sutradara, pelukis abstrak, pesulap, peramal, pialang saham, atlit (spinter/pertandingan), pelatih olahraga pertandingan, penyembuh, cenayang, dll.
Di masa depan, pilihan profesi akan semakin beragam. Namun jika ingin memilih jurusan ataupun profesi patokan bagi tipe Ie adalah mempertimbangkan empat kata kuncinya, yaitu: mengarang, perut panjang, perubahan, dan rakitan.
Artinya, jurusan atau profesi yang dipilihnya didominasi oleh unsur-unsur yang memerlukan kreativitas, mengandalkan tenaga anaerobik (karena perutnya panjang) atau tenaga tidak stabil yang melompat-lompat dan meledak-ledak, jenis jurusan atau profesi yang memiliki jiwa perubahan, dan memiliki ciri merakit atau mendaratkan ide brilian yang datang dari langit untuk didaratkan ke bumi sesuai keadaan masyarakat atau selera pasar.
Hasil Tes STIFIn Intuiting introvert
INTUITING INTROVERT
Personaliti Genetik Ii adalah singkatan dari hasil tes STIFIn Intuiting introvert. Jika huruf I berdiri sendiri merupakan identitas sebagai Mesin Kecerdasan (MK). Menurut konsep STIFIn, ragam Mesin Kecerdasan hanya ada lima, dan I adalah salah satu diantara 5 MK tersebut. Identitas Mesin Kecerdasan berubah menjadi kepribadian ketika MK digandengkan dengan jenis kemudi di belakangnya. Jenis kemudi kecerdasan hanya ada dua, yaitu i (introvert) dan e (extrovert). Dengan demikian, Ii sudah menjadi identitas kepribadian. Huruf I ditulis dengan huruf besar karena pengaruhnya sebagai MK lebih besar dari i yang ditulis dengan huruf kecil yang berperan hanya sebagai kemudi kecerdasan.
a. SISTEM OPERASI OTAK
Pengertian sederhana dari Intuiting introvert adalah jenis kepribadian yang berbasiskan kecerdasan indera keenam (intuisi) yang proses kerjanya dikemudikan dari dalam dirinya menuju ke luar dirinya. Sistem operasi pada tipe Ii berada di belahan otak bagian atas di sebelah kanan atau disebut sebagai otak besar kanan atau diringkas otak kanan. Pada otak kanan tersebut -yang menjadi kemudi kecerdasan dari tipe ini- berada di lapisan putih yang letaknya di bagian dalam. Otak kanan putih itulah yang menjadi sistem operasi tipe Ii.
Lapisan yang berwarna putih memiliki tekstur otak yang lebih padat karena mengandung sel otak lebih banyak. Kerapatan yang lebih tinggi dibandingkan dengan lapisan bagian luar tersebut membuat kemudi kecerdasan bergerak dari dalam ke luar.
Hal ini menyebabkan ‘tuan yang punya badan’ ketika memiliki ide yang bagus seperti diberi mesin roket untuk terbang ke angkasa bersama ide tersebut.
b. TIPOLOGI FISIK
Mesin Kecerdasan Intuiting (I) sesungguhnya identik dengan perut panjang. Mereka memiliki perut yang panjang dimana di dalamnya terdapat usus yang panjang. Perut panjang tersebut rupanya merupakan ciri-ciri dari tipe I yang mengolah makanan menjadi tenaga anaerobik dan disimpan dalam otot yang berwarna putih.
Tenaga anaerobik yang terdapat pada otot putih ini merupakan tenaga yang tidak stabil dan meledak-ledak. Itulah mengapa jenis tenaga ini akan bagus untuk melakukan sprint dengan kecepatan tinggi. Tenaga anaerobik merupakan tenaga yang eksplosif. Tentu saja otot putih ini mesti sering digunakan supaya otot berkembang dan memiliki kapasitas menyimpan tenaga anaerobik yang lebih banyak.
Tipe Ii terlebih lagi karena ditunjang oleh ketersediaan baterai (charger) yang ada di dalam dirinya menyebabkan tipe Ii seperti memiliki daya ledak yang kuat. Selain memiliki bentuk (konstitusi) fisik yang astenis (jangkung) tebal, orang Ii juga memiliki tubuh sebagai penunjang bagi kepalanya untuk pergi terbang jauh bersama gagasannya. Oleh karena itu, pada tipe I secara umum sering kali memiliki bentuk bahu yang miring, seolah-olah ibarat roket yang dipandu oleh kepalanya, khususnya otak kanannya.
Dalam proses penceranaan, makanan secara rakus diolah oleh perut panjang dan disimpan pada otot putih dari tipe I sebagai tenaga anaerobik. Tenaga anaerobik ini memiliki kemampuan untuk melakukan sprint. Bergerak secara eksplosif namun kemudian cepat habis.
Pada tipe I dengan kemudi introvert (i), hal tersebut masih bisa didorong hingga mampu mencapai jarak menengah, namun tetap tidak bisa digunakan untuk jarak jauh. Penggunaan untuk jarak jauh hanya mungkin jika memakai tenaga aerobik.
Itulah mengapa tipe I kurang suka main otot. Tipe ini tahu bahwa pada dirinya hanya tersedia lebih banyak otot putih dan kurang memiliki otot merah yang mengandung tenaga aerobik. Tipe ini lebih suka menggunakan kepala, namun jenis kepala sebelah kanan yang tidak membuat merengut seperti kepala sebelah kiri. Kepala kanan tipe ini justru lebih nyeleneh.
c. SIFAT KHAS
Jika menggunakan sudut pandang dunia psikologi (aliran perilaku) kepribadian dari tipe Ii mesti memiliki sifat perilaku khas yang dapat dibuktikan dan diukur yang berbeda dari delapan kepribadian yang lain. Terdapat sepuluh item yang bisa dibuktikan keberadaannya dan bisa diukur secara psikometrik.
Menurut konsep STIFIn, ke sepuluh item tersebut menjadi kepribadian tetap yang tidak akan berubah dan akan selalu eksis seiring dengan penambahan umurnya. Sepuluh (10) sifat yang tetap tersebut adalah:
- Learner
- Proud
- Assertive
- Optimistic
- Perfectionist
- Deep
- Scholar
- Insistent
- Hard to please
- Capable selling
Sebagai pribadi yang utuh, tipe Ii memiliki sisi-sisi diametral sebagai berikut: berpikir positif namun sekaligus mengkhayal ala ‘time tunnel’ seolah-olah semua bisa terjadi, menyenangkan sebagai mitra bisnis namun tidak suka bicara pribadi, percaya diri sangat tinggi namun memacu ‘mesin’nya terlalu cepat seolah tanpa rem. Selain itu, tipe ini terlihat atraktif dan estetik namun terkadang melewati zamannya, meski mahir membuat konsep dan sekaligus menguasai pekerjaan hilirnya namun menjadi terlalu masa-bodoh dengan lingkungannya, terbuka dengan perbedaan pendapat namun tetap keras kepala dengan keyakinannya.
Oleh karena itu, tipe ini perlu waspada dengan kelemahannya dan berusaha mengeksploitasi kelebihannya. Biasanya jika kelebihannya bergerak membaik maka secara otomatis kelemahan dari tipe ini akan tertutup dengan sendirinya.
d. KELEBIHAN
Kepribadian dari hasil tes STIFIn Intuiting introvert ini memiliki kekhasan karena memiliki kemampuan kreativitas dan intuisi yang melebihi delapan jenis kepribadian yang lain. Kelebihan ini dapat disepadankan dengan kecerdasan kreatif atau disebut CQ (Creativity Quotient).
Tipe Ii memiliki kelebihan otomatis yang berfungsi dalam cara kerjanya yang terbiasa mencari kualitas. Kualitas tersebut diciptakan dari pangkal, sehingga membuat tipe Ii sangat getol mencari penemuan-penemuan atau penciptaan-penciptaan baru.
Kelebihan tipe Ii justru terletak pada orientasinya untuk mengadakan sesuatu yang sebelumnya belum ada. Tipe ini mencari kepuasan. Jika karya ciptaannya kemudian diakui sebagai penemuan baru, maka hal tersebut menjadi kepuasan yang tak terhingga bagi tipe ini. Demikian juga tabiatnya terhadap uang, tipe Ii akan membelanjakan dan menginvestasikan uangnya untuk segala sesuatu yang dapat meningkatkan kualitas dirinya atau karya ciptaannya, agar ia memperoleh kepuasan secara berkelas.
e. KEMISTRI
Disain keberhasilan hidup seseorang dengan tipe Ii ditandai dengan kemampuan menjalankan program untuk menginkubasi ciptaannya. Tipe ini tidak pernah kehabisan ide karena radar vertikalnya diberi roket dari dalam. Secara umum, Mesin Kecerdasan Intuiting memiliki kemistri kata yang berupa ilmu dan gagasan. Bagi tipe ini, ilmu dan gagasan tersebut akan begitu mudah dimunculkan. Namun ide saja tidak cukup. Ide tersebut harus diterbangkan setinggi-tingginya.
Proses menerbangkan ide dimulai dengan cara mematangkan ide, lalu dibuatkan infrastuktur untuk menerbangkan ide tersebut. Wujud konkrit mematangkan ide dan mempersiapkan infrastrukturnya yaitu, jika ide tersebut telah mewujud menjadi program dengan segala pranatanya. Semakin banyak program yang bisa digarap tipe Ii untuk merealisasikan mimpi dan gagasannya, tipe ini semakin menemukan jati dirinya.
f. PERANAN
Dengan fungsi kepala kanan yang bagus, tipe I lebih menyukai pekerjaan-pekerjaan berkelas yang membutuhkan kualitas yang bersumber dari sumberdaya kreativitas yang dimilikinya.
Jika digabungkan dengan kecerdasan yang berbasiskan indera keenam, maka fungsi kepala kanan akan membuat tipe I lebih menyukai pekerjaan-pekerjaan necis yang tidak kotor oleh keringat. Hal itu juga yang membuat tipe I memilih peran sebagai sutradara di belakang layar yang memberi ide dan inspirasi kepada para pemain yang berada di lapangan atau di panggung.
Jika tipe I dikemudikan dari dalam -menjadi tipe Ii- akan muncul sifat ingin serba sempurna. Hal itu membuat tipe Ii menyukai peran sebagai seorang penggagas yang menginisiasi (memulakan) pekerjaan dengan target melakukan perubahan atau memberi nilai tambah pada pekerjaannya.
Secara umum, kemampuan menangkap bahasa langit atau memprediksi kejadian membuat tipe I berani mengambil risiko. Hal inilah yang membuat tipe ini sangat berminat menjadi pengusaha atau pebisnis yang sejatinya berani menghadapi risiko gagal.
g. TARGET DAN HARAPAN
Kesungguhan untuk menciptakan sesuatu yang baru menjadikan hasil tes STIFIn Intuiting introvert hanya akan puas jika menghasilkan sesuatu yang signifikan (berbeda secara nyata). Tipe ini berharap dapat selalu mencipta sesuatu yang baru sehingga pada akhirnya secara akumulatif, ia berhasil mengubah keadaan dirinya atau lingkungannya secara signifikan.
h. ARAH MEREK
Dengan kemampuan untuk selalu mencipta, memberi nilai tambah, menghasilkan perubahan yang signifikan, dan menjaga kesempurnaan, tipe Ii memiliki merek yang melekat pada dirinya sebagai sosok yang memiliki kualitas kerja yang tinggi.
Tipe Ii tidak mementingkan kuantitas (volume) tapi justru sangat mementingkan kualitas (menghasilkan marjin yang besar). Sehingga, kesungguhan untuk menjaga kualitas kerja menjadi jaminan bagi orang lain yang ingin bekerjasama dengan tipe ini.
i. CARA BELAJAR
Dalam proses belajar, hasil tes STIFIn Intuiting introvert selalu berfokus untuk memahami konsep. Upaya memahami konsep tersebut tidak mudah, maka tipe ini perlu dibantu dengan ilustrasi, grafis, dan film, yang akan memudahkan baginya untuk memahami konsep dari setiap pelajaran. Selain itu, proses belajar dari tipe ini juga dapat ditransfer dari bahasa tubuh si pengajar.
Tipe Ii akan menyukai dosen atau guru yang ekspresif dalam berkomunikasi baik dari aspek konten pilihan kata ataupun dari cara penyampaiannya. Konten pelajaran yang disukai tipe ini adalah konten yang dapat menggugah keingintahuan atau memberi inspirasi baru baginya. Tipe ini juga menyukai cerita-cerita petualangan yang fiktif karena hal itu akan membuka cakrawala fantasinya.
Pemberian motivasi bagi tipe Ii cukup dengan ditantang melihat masa depan yang lebih baik. Tipe Ii memiliki optimisme yang kuat dan juga keras kepala untuk memperjuangkan kemauannya.
Dengan memvisualkan ‘big picture’ tentang masa depannya, maka akan lebih mudah bagi tipe ini untuk membangun sendiri rute keberhasilannya. Demikian pula dalam kegiatan belajar, tipe ini akan lahap membaca buku jika sudah melihat manfaat bagi dirinya.
Baca juga: STIFIn Intuiting ekstrovert
j. PILIHAN SEKOLAH ATAU PROFESI
Prioritas utama jika ingin memilih jurusan atau profesi untuk tipe Ii sebaiknya diarahkan pada satu diantara empat pilihan industri berikut ini, yaitu: marketing/periklanan, lifestyle/ mode, penerbangan, agroforestry.
Selanjutnya pilihan lain dari jurusan atau profesi yang sesuai untuk tipe Ii sebagai berikut: pengusaha/investor, bisnis pendidikan/pelatihan, penulis sastra, cinematrografis, detektif, seniman, pengusaha, peneliti sains murni, fisikawan quantum, pencipta lagu, reengineering, proyeksi, peramal bisnis, pemain saham, investor, filosof, pakar pembelajaran/pemodul, event organizer, produsen, disainer, ahli kreatif berbagai bidang, arsitek, sutradara, pelukis abstrak, pesulap, peramal, pialang saham, atlit (spinter/pertandingan), pelatih olahraga pertandingan, penyembuh, cenayang, dll.
Di masa depan, pilihan profesi akan semakin beragam. Namun jika ingin memilih jurusan ataupun profesi patokan bagi tipe Ii adalah mempertimbangkan empat kata kuncinya, yaitu: mengarang, perut panjang, perubahan, dan murni.
Artinya, jurusan atau profesi yang dipilihnya didominasi oleh unsur-unsur yang memerlukan kreativitas, mengandalkan tenaga anaerobik (karena perutnya panjang) atau tenaga tidak stabil yang melompat-lompat dan meledak-ledak, serta jenis jurusan atau profesi yang bernapaskan perubahan signifikan, radikal, dan memiliki ciri mencuri kemurnian ide atau menerbangkan ide menjulang ke langit yang tinggi.
Hasil Tes STIFIn Thinking ekstrovert
THINKING EKSTROVERT
Personaliti Genetik Te adalah singkatan dari hasil tes STIFIn Thinking ekstrovert. Jika huruf T berdiri sendiri merupakan identitas sebagai Mesin Kecerdasan (MK). Menurut konsep STIFIn, ragam Mesin Kecerdasan hanya ada lima, dan T adalah salah satu di antara 5 MK tersebut. Identitas Mesin Kecerdasan berubah menjadi kepribadian ketika MK digandengkan dengan jenis kemudi di belakangnya. Jenis kemudi kecerdasan hanya ada dua, yaitu i (introvert) dan e (extrovert). Dengan demikian, Te sudah menjadi identitas kepribadian. T ditulis dengan huruf besar karena pengaruhnya sebagai MK lebih besar dari e yang ditulis dengan huruf kecil yang berperan hanya sebagai kemudi kecerdasan.
a. SISTEM OPERASI OTAK
Pengertian sederhana dari Thinking ekstrovert adalah jenis kepribadian yang berbasiskan kecerdasan logika yang proses kerjanya dikemudikan dari luar dirinya menuju ke dalam dirinya. Sistem operasi pada tipe Te berada di belahan otak bagian atas di sebelah kiri atau disebut sebagai otak besar kiri atau diringkas otak kiri. Pada otak kiri tersebut yang menjadi kemudi kecerdasan dari tipe ini, berada di lapisan abu-abu yang letaknya di bagian luar atau permukaan otak. Otak kiri abu-abu itulah yang menjadi sistem operasi tipe Te.
Lapisan yang berwarna abu-abu dari tipe Te memiliki tekstur otak yang lebih longgar karena mengandung sel otak lebih sedikit. Kerapatan yang lebih rendah dibandingkan dengan lapisan bagian dalam tersebut membuat kemudi kecerdasan bergerak dari luar ke dalam.
Hal ini menyebabkan ‘tuan yang punya badan’ menjadi lebih beradaptasi dengan lingkungan luar, karena dari lingkuangan luar itulah tipe Te mendapatkan energi untuk memutar kepalanya. Energi yang datang untuk mengolah otak kiri tipe ini berasal dari luar dirinya.
b. TIPOLOGI FISIK
Mesin kecerdasan Thinking (T) sesungguhnya identik dengan tulang. Mereka memiliki tulang yang besar dan kuat. Dengan bentuk tubuh (konstitusi) yang piknis terlihat unsur tulang secara proporsional menjadi dominan. Disebut piknis karena ukuran badan dari tipe ini volumenya lebih kecil dibanding tipe lain, sementara volume tulangnya paling dominan dibanding tipe lain.
Akibatnya, tulang kerangka menyangga beban yang lebih ringan sehingga mudah bergerak kesana-kemari. Itulah mengapa disebut piknis. Tipe Te tidak memiliki baterai (charger) di dalam dirinya dan justru ia menghadirkan dari luar. Hal inilah yang menyebabkan Te seperti memiliki tulang yang kurang tenaga.
Meskipun proporsi tulang lebih dominan dibanding ukuran badannya, namun secara umum Mesin Kecerdasan T malas bergerak. Padahal seharusnya MK ini mudah bergerak. Hal ini disebabkan tenaga yang tersedia dari MK ini cenderung disedot oleh kepala. Penggunaan energi oleh kepala dapat memakan energi yang besar sehingga menjadikan MK ini malas bergerak.
c. SIFAT KHAS
Jika menggunakan sudut pandang dunia psikologi (aliran perilaku) kepribadian dari hasil tes STIFIn Thinking ekstrovert mesti memiliki sifat perilaku khas yang dapat dibuktikan dan diukur yang berbeda dari delapan kepribadian yang lain. Terdapat sepuluh item yang bisa dibuktikan keberadaannya dan bisa diukur secara psikometrik.
Menurut konsep STIFIn, kesepuluh item tersebut menjadi kepribadian tetap yang tidak akan berubah dan akan selalu eksis seiring dengan penambahan umurnya. Sepuluh (10) sifat yang tetap tersebut adalah:
- Thoughtful
- Positive
- Analytical
- Argumentative
- Competitive
- Forceful
- Reserved
- Formal
- Planner
- Justice
Sebagai pribadi yang utuh, tipe Te memiliki sisi-sisi diametral sebagai berikut: menyukai kemenangan, seperti seorang penakluk namun kurang stamina untuk terus menerus bertanding, kebenaran empirik hanya datang dari pengalaman dirinya namun tidak suka kebenaran dari nasihat orang lain, pandai mengakumulasi keuntungan dengan coverage yang luas, namun kurang mahir dalam membuat prioritas jangka panjang. Selain itu, peranan dari tipe Te sangat sirkulatif di semua entitasnya hanya sayang kurang pandai membaca aspirasi, memiliki siklus hidup yang dinamis namun terlalu normatif.
Oleh karena itu, tipe ini perlu waspada dengan kelemahannya dan berusaha mengeksploitasi kelebihannya. Biasanya jika kelebihannya bergerak membaik, maka secara otomatis kelemahan dari tipe ini akan tertutup dengan sendirinya.
d. KELEBIHAN
Kepribadian dari hasil tes STIFIn Thinking ekstrovert memiliki kekhasan karena memiliki kemampuan menalar secara meluas dalam bentuk pengendalian manajemen dan logika yang lebih efektif yang melebihi delapan (8) jenis kepribadian yang lain. Kelebihan ini dapat disepadankan dengan kecerdasan logika atau disebut LQ (Logical Quotient).
Tipe Te pandai mengumpulkan kekuatan untuk menghasilkan kemenangan bagi diri dan organisasinya. Bagi tipe ini, organisasi akan dikelola seperti pabrik, tentara, birokrat, atau atasan-bawahan karena otoritas sepenuhnya berada di tangannya. Cara organisasi yang seperti inilah yang kemudian membuatnya berhasil dalam melipatgandakan hasil atau produksi.
Pendek kata, tipe Te memiliki kelebihan secara alamiah yang tercermin dari cara kerjanya yang selalu mencari peluang untuk melipatgandakan. Tipe ini memperlakukan pekerjaannya dengan mengendalikan proses secara tepat, yaitu proses yang menimbulkan produktivitas pelipatgandaan.
Hal tersebut sejalan dengan tabiatnya terhadap uang. Tipe Te adalah tipe yang paling mampu mengelola keuangan dengan cara mengakumulasi atau mengumpulkan. Bagi tipe ini, cara membelanjakan pengeluaran sebenarnya sangat rasional namun punya kemampuan taktis jika ia melihat ada peluang untuk mengakumulasi keuntungan.
e. KEMISTRI
Dengan kemampuan pengendalian terhadap span of control yang besar, kemampuan logika umum, kemampuan dalam melipatgandakan hasil, karakter yang seperti tulang (atau ibarat besi yang kokoh), dan keberadaan tulang yang lebih dominan dibanding ukuran badan, menjadikan tipe Te akan jauh lebih sukses jika ia memiliki pabrik untuk menjalankan ‘mesinnya’. Tipe Te perlu lebih mengkonkritkan usahanya dalam wujud yang nyata, misalnya berbentuk pabrik, sehingga mesin pelipatgandaannya dapat berjalan dengan baik.
Tipe Te memiliki kemampuan untuk meraih tahta dimanapun jika segala macam unsur sumberdaya yang ada di bawah kekuasaannya dikelola secara mekanistik seolah-olah seperti pabrik. Jika memiliki pabrik (dalam pengertian yang sesungguhnya), maka tipe ini akan memiliki kedudukan di masyarakat sebagai tokoh yang layak diberi tahta yang lebih tinggi.
Kebesaran pabrik tersebut akan sejalan dengan kebesaran tahta atau kekuasaan dari tipe Te. Pada dasarnya tipe Te memang menjadi orang yang paling dicari tahta. Hal ini disebabkan pada diri tipe ini, melekat kharisma pemegang otoritas. Jika diberi amanah, tipe ini akan menjalankannya dengan baik.
f. PERANAN
Dengan fungsi kepala yang dominan, MK Thinking (T) lebih senang dengan jenis pekerjaan yang memerlukan berpikir keras sehingga dapat menyelesaikan masalah hingga tuntas. Tipe ini dapat menyusun serangkaian logika sebagai metode untuk menyelesaikan masalah.
Hal itulah yang menjadikan tipe T dianggap bertangan dingin. Setiap masalah yang menjadi tanggungjawabnya, dapat diselesaikan dengan baik. Jika kemampuan kepala tersebut digabungkan dengan karakter tulang yang kokoh, maka akan melahirkan tipe T dengan kepribadian yang teguh dan keras kepala.
Jika tipe ini dikemudikan dari luar ke dalam -menjadi tipe Te- akan muncul sifat-sifat utama yang adil, objektif, dan menerima argumentasi logika. Hal itu membuat tipe Te menyukai peran layaknya seorang komandan yang memimpin dengan otoritas penuh untuk memastikan keadilan dan logika dapat berjalan secara efektif. Peranan tersebut diikuti dengan kemampuan pengelolaan dan pengendalian organisasi yang baik dari tipe Te.
g. TARGET & HARAPAN
Bagi tipe Te, kemampuan mengendalikan proses produksi menjadi jalan sukses untuk memperoleh kekuasaan. Ia akan menjadi sangat terpukul jika pada akhirnya tidak diberi otoritas untuk mengambil keputusan. Target dari tipe ini adalah mendapatkan otoritas penuh. Dengan otoritas tersebut ia dapat mengendalikan secara penuh jalannya organisasi. Tipe ini akan mengendalikan organisasi dengan memberikan instruksi, pengarahan, dan briefing-briefing.
h. ARAH MEREK
Tipe Te memiliki kemampuan kepemimpinan melalui managerialship yang sangat bagus. Bahkan tipe ini diberi merek karena kemampuan managerialship-nya yang efektif. Jika ada pertarungan untuk menunjukkan kemampuan pengelolaan dan pengendalian organisasi, agar organisasinya dapat selalu naik kelas karena selalu menciptakan produksi yang berlipat ganda, maka tipe Te merupakan sosok yang akan memenangkannya. Selain tipe Te memang memiliki kemampuan managerial yang sistematis dan efektif, secara alamiah tipe ini juga haus kekuasaan.
i. CARA BELAJAR
Umumnya, hasil tes STIFIn Thinking ekstrovert tidak mengalami masalah dalam hal belajar. Pada umumnya, materi pelajaran memerlukan cara kerja otak yang menalar, berhitung, dan menstrukturkan. Pada tipe Te, ia sudah terbiasa menalar bacaan untuk mendapatkan logika dengan membuat struktur dan skema yang memudahkan. Hal ini disebabkan tipe Te sebenarnya tidak ingin terlalu jelimet.
Otak kiri dari tipe Te selalu memerlukan ‘fooding’ dengan cara berpikir atau pada dasarnya ia suka berpikir, baik diminta ataupun tidak diminta. Hasil akhirnya menyebabkan tipe Te menjadi orang yang paling berwawasan karena kumpulan buku yang dibacanya cukup lengkap. Meskipun penguasaan setiap topik dari buku tersebut tidak terlalu mendalam, namun tipe ini sudah mendapat struktur berpikir dari setiap bacaannya. Dengan demikian, tipe Te memiliki kemampuan menguasai pelajaran bukan berasal dari detail mikroskopiknya, melainkan dari pengembangan wawasannya.
Cara yang paling efektif untuk memotivasi seorang tipe Te adalah dengan diberi kesempatan berkompetisi untuk mengalahkan yang lainnya. Tipe ini merasa dibantu jika selalu dibukakan jalur kemenangan untuk mengalahkan lawan-lawannya di berbagai peringkat. Sebaliknya, tipe ini merasa hampa dan geregetan jika ia tidak dapat bertarung, karena ia merasa memiliki kapasitas untuk mengalahkan lawan-lawannya.
Baca Juga: STIFIn Intuiting introvert
j. PILIHAN SEKOLAH/PROFESI
Prioritas utama jika ingin memilih jurusan atau profesi untuk tipe Te sebaiknya diarahkan pada satu diantara empat (4) pilihan industri berikut ini, yaitu manajemen/kepemerintahan, manufacturing, properti, peternakan.
Selanjutnya pilihan lain dari jurusan atau profesi yang sesuai untuk tipe Te sebagai berikut: ristek, IT, bisnis pertambangan, ahli konstruksi, bisnis kesehatan, garmen, peneliti, fabrikan, perminyakan, pengeboran, programmer, dokter, apoteker, ekonomi, manajer, dosen/ guru, property, insinyur, fisikawan, kimiawan, konsultan managemen, teknokrat, birokrat, pajak, produsen, quality control, auditor, ahli strategi, pelatih bola, pembuat kebijakan, system analyst, ahli rekayasa, developer, atlit (pertandingan), dll.
Di masa depan, pilihan profesi akan semakin beragam. Namun jika ingin memilih jurusan ataupun profesi patokan bagi tipe Te adalah mempertimbangkan empat kata kuncinya, yaitu: menalar, tulang, mandiri, dan meluas.
Artinya, jurusan atau profesi yang dipilihnya didominasi oleh unsur-unsur yang memerlukan daya nalar, mengandalkan pendirian yang kuat atau bahkan profesi yang betul-betul mengandalkan tulang dalam pengertian sesungguhnya (seperti atlit balap sepeda, tae kwon do, lari, renang khusus gaya dada, dsb) dan dapat memanfaatkan kemandiriannya dalam bekerja, serta bidang-bidang yang memerlukan logika umum yang meluas seperti manajemen, menjadi komandan, atau birokrat.
